Wow, Hacker Pakai Komputer Rp 500 Ribuan untuk Bobol NASA | BECABUILT

Wow, Hacker Pakai Komputer Rp 500 Ribuan untuk Bobol NASA

California, becabuilt.technology – Ini serangan siber yang unik: sistem NASA, badan antariksa Amerika Serikat, yang terkenal andal dan sulit ditembus peretas (hacker) harus takluk dengan komputer mini: Raspberry Pi.
Seperti diberitakan BBC, Senin (24 Juni 2019), Raspberry Pi dipakai hacker untuk mencuri data di Jet Propulsion Laboratory (JPL) milik NASA pada April 2018. “Laporan audit mengungkapkan gawai tersebut telah mengambil data berukuran sekitar 500 megabita (MB),” tulis BBC.
JPL yang berkantor di California adalah lokasi utama NASA untuk membangun dan menjalankan koleksi pesawat ruang angkasa robotik, termasuk pesawat penjelajah. Namun, NASA enggan berkomentar terkait peretasan tersebut.
Peretas mencuri 23 file, dua file di antaranya berkaitan transfer internasional teknologi militer dan ruang angkasa terbatas. “Serangan itu sama sekali tidak terdeteksi selama 10 bulan. Penyelidikan sedang berlangsung,” kata Kantor Inspektur Jenderal (OIG) NASA, seperti dikutip dari CNET.
Peretas mengakses ke jaringan internal Jet Propulsion Lab setelah membajak akun karyawannya yang memakai Raspberry Pi. Komputer ini diduga terpasang ke jaringan JPL secara ilegal. Sampai berita ini ditulis, “Penyerang belum teridentifikasi atau ditangkap,” tulis BBC.
Sejak insiden itu, NASA menghentikan sejumlah lembaganya menggunakan gateway inti karena khawatir peretas membahayakan pesawat ruang angkasa yang saat ini aktif.
Kejadian yang menimpa NASA bukan kali ini saja. Tahun lalu, Departemen Kehakiman juga mendakwa sepasang warga China karena meretas NASA dan layanan cloud Angkatan Laut AS. Peretas tersebut bekerja untuk Huaying Haitai Science and Technology yang berlokasi di Tianjin, China. Target serangan mereka, termasuk mencuri properti intelektual dari perusahaan teknologi komersial dan pertahanan terkemuka.
Raspberry Pi memiliki ukuran setara kartu kredit. Karena ukurannya yang kecil dan mudah digunakan, komputer ini pilihan populer untuk proyek komputasi skala kecil. Di sebuah pasar daring (marketplace) di Indonesia, Raspberry Pi 3 model B dengaan spesifikasi RAM 1 GB, prosesor Quadcore 1,2 GHz lengkap denga fitur wi-fi dan bluetooth dihargai Rp 560.000.