Samsung: TV Pintar Pun Rentan Serangan Malware | BECABUILT

Samsung: TV Pintar Pun Rentan Serangan Malware

Bergen County, Cyberhtreat.id – Samsung, perusahaan telekomunikasi asal Korea Selatan itu, menyarankan agar para pemilik televisi pintar (smart TV) melakukan pemindaian virus secara teratur. Alasannya, tivi pintar kini juga rentan dari serangan siber berupa malware.
Samsung menyatakan, telah menyediakan peranti lunak antivirus bawaan dan itu bisa dipakai untuk pemindaian. “Cegah serangan malware di TV Anda dengan memindai virus di TV Anda setiap beberapa pekan,” begitu kicuan dari akun Twitter Samsung Supprt USA (@SamsungSuppport) yang kini telah dihapus, seperti dikutip dari The Verge, yang diakses Rabu (19 Juni 2019).
Namun, The Verge pun mempertanyakan tentang kemunculan twit tersebut: apakah dikeluarkan sebagai tanggapan terhadapan ancaman siber akhir-akhir ini? Tidak jelas.
Memilki keresahan yang sama dengan The Verge, BBC pun mengontak Samsung. Namun, perusahaan tersebut tidak menjawab secara tegas dan mengatakan, bahwa unggahan di Twitter tersebut untuk pendidikan pelanggan. Anehnya, unggahan itu telah dihapus kini.
Twit itu juga dilamprikan video berdurasi 19 detik yang telah ditonton lebih dari 200 kali. Dalam pernyataan pada 18 Juni, Samsung mengatakan, “Samsung sangat memperhatikan keamanan. Produk dan layanan kami dirancang dengan mempertimbangakan keamanan,” kata perusahaan.
Namun, sebuah “upaya pendidikan” yang dilakukan Samsung justru dinilai oleh ahli keamanan siber sebagai sesuatu “nasihat sia-sia” yang hanya buang-buang waktu untuk dilihat.
“Ada sejumlah kecil malware yang diketahui mungkin menyerang televisi,” kata Ken Munro, ahli keamanan siber dari Pen Test Partners.
Namun, “Saya baru melihat satu kasus infeksi ransomware dan itu kemungkinan itu terjadi pada sebagian besar pengguna (Smart TV) sangatlah kecil terjadi,” kata Munro.
Oleh karena itu, solusi yang ia tawarkan adalah, “Samsung seharusnya secara otomatis memperbarui sistem operasinya untuk pengguna,” kata dia.
Weeping Angel
The Verge menulis pada 207 WikiLeaks sempat mengungkapkan bahwa CIA telah mengembangkan peranti lunak yang disebut “Weeping Angel.” Peranti ini disebut-sebut mampu mengubah tivi pintar milik Samsung menjadi penguping.
“Kurang dari sebulan kemudian (setelah isu itu muncul), seorang peneliti keamanan menemukan 40 kerentanan di sistem operasi Samsung TV, Tizen. Pada saat itu, Samsung merilis unggahan di blognya yang merinci fitur keamanan TV, mencakup kemampuan untuk mendeteksi kode berbahaya pada level platform dan aplikasi,” tulis The Verge.
Memang kita tak pernah bisa menyadari seberapa aman tivi pintar itu. Namun, selama barang-barang di rumah kita terkoneksi internet, ancaman siber akan selalu ada. Terlebih, tivi pintar juga mengandung mikrofon yang bisa menjadi celah keamanan untuk dieksploitasi peretas.