Pamit dari Noah, Uki Unggah Surat Menyentuh di Instagram | BECABUILT

Pamit dari Noah, Uki Unggah Surat Menyentuh di Instagram

Jakarta, Cyberthreat.Id – Teka-teki status Uki, sang gitaris Noah, terjawab sudah. Pria bernama lengkap Mohammad Kautsar itu menyatakan “melepaskan diri” dari Noah lewat sepucuk surat yang diunggah di Instagram pada Kamis malam, 8 Agustus 2019. Saat bersamaan, Noah menggelar konser di RCTI tanpa kehadiran Uki. 
Sebelumnya, sang vokalis Ariel mengatakan Uki tidak bisa hadir lantaran sedang menunaikan ibadah haji. Ariel juga bilang Uki telah mundur dari grup band yang membesarkan namanya itu. Namun, kata Ariel, keterangan resmi soal alasan mundurnya Uki akan disampaikan pada 14 Agustus mendatang. 
“Memang sebelumnya, saya menyampaikan kalau Uki sudah tidak lagi bergabung besama Noah. Tapi untuk alasannya, tunggu tanggal 14 Agustus saja,” ujar Ariel kepada wartawan baru-baru ini. 
Namun, sebelum tanggal itu tiba, Uki terlebih dahulu menyampaikan salam perpisahan lewat sepucuk surat. 
 
“Good friends never say goodbye, they simply say “see you soon”. #keterkaitanketerikatan,” tulis Uki dalam suratnya.
Dalam postingan itu, Uki juga melampirkan foto dirinya bersama Ariel. Mulai dari awal persahabatan mereka di sekolah, dan foto kedunya setelah 20 tahun berkarir di dunia musik. 
Dalam surat itu, Uki berkisah awal perjalanannya hingga menjadi salah satu personel band ternama Tanah Air. Hal itu tidak terlepas dari kebersamaannya dengan sahabatnya sejak masih SMP, yakni Nazriel Irham alias Ariel.
Lewat ajakan Ariel tersebut Uki akhirnya bertemu dengan Lukman dan Andika. Penampilan di panggung 17 Agustus-an menjadi awal mula Uki berkarier di dunia musik. Hingga akhirnya label musik besar di Indonesia menggaet bandnya.

Ariel dan Uki saat remaja (Sumber: Instagram @uki_kautsar)
Di akhir surat ia pun mengucapkan terima kasih khusus kepada Ariel, sahabatnya yang telah membawanya menjalani pengalaman hidup luar biasa. Uki pun memberikan pernyataan bahwa sejak hari ini, ia melepaskan diri dari NOAH.
Khusus untuk Ariel, Uki menyampaikan pesan khusus yang katanya belum pernah diucapkan secara langsung sebelumnya. 
“Bor, Terima kasih sebesar-besarnya. Terima kasih sudah mengajak dalam perjalanan hidup yang luar biasa. Sudah mengajarkan tentang kerasnya dunia dan mengajarkan cara untuk bangkit dari keterpurukan. Kamu adalah teman yang baik, setia, pemberi nasehat. And I love you bro…Mudah-mudahan Allah mengizinkan persahabatan ini berlanjut di jannah, insyaallah,” tulis Uki. 
Di akhir surat, Uki mengucapkan salam perpisahan untuk semua. 
“Hari ini saya melepaskan diri dari Noah. Terima kasih kepada semua yang ada di Noah, Lukman, David, semua team produksi Noah, Bu Acin yang sudah sangat baik & pengertian,” tulis Uki dalam surat. 
Sebelumnya, Noah duluan ditinggal oleh Reza. Seperti halnya Reza, Uki memilih keluar lantaran ingin menjalani kehidupan yang lebih religius dengan mendalami agama. 
Berikut adalah isi lengkap surat perpisahan dari Uki Noah seperti dikutip dari Instagramnya. 

Tahun 1998. Waktu itu saya masih kelas 2 SMA, dijemput pake motor terus diajak “yuk ikut”. Saya bilang kemana, dia bilang “ikut aja dulu”..Begitulah dia, Ariel sahabat saya dari SMP. Dia bawa ke studio latihan, di sana ada Lukman, Andika. Di sana kita seperti anak kecil karena yang lainnya udah pada tingkat kuliah alias aa aa. Setelah band itu berjalan saya sempat keluar karena mau ujian nasional. 
Memasuki kuliah, dia ngajak saya lagi dan sekarang adan Indra dan terbentuklah Peterpan. Sejak itu kuliah ditinggal dan lebih fokus pada panggung. Mulai dari pangggung 17 agustusan, ulangtahun, maen di cafe-cafe hingga bertemu Reza di Cafe O’hara Bandung dan dia pun bergabung. 
Sejak itu kita serring manggung di Bandung dan terus keliling Bandung sampai akhirnya bertemu produser dan masuk label Musica Studios. 
Tahun 2002 sampai 2006 adalah waktu yang paling padat. Kita tur lama. Selama tur itu kita selalu sekamar. Di sana saya paling dapat banyak pelajaran dan memperhatiannya. Dari mulai cara berpakaian, nasehat buat manggung dlll. 
Waktu tur di salah satu kota di Jawa barat dulu saya melihat cewe cantik di TV, dan saya minta dia carikan nomor teleponnya, akhirnya dapet dan dia jadi istri saya, begitulah dia, sangat setia kawan dan membantu. 
Tahun 2010, semua sudah mengira band ini ga akan jalan lagi. Lagi lagi dia ada ide bikin album instrumental walau ga ada yang nyanyi, jalani aja. Ketika semua orang pada ragu, dia meyakinkan kita jika mereka tidak mau terlibat di album ini, kita keluarin aja sendiri, begitulah semangatnya dia. Tahun 2012 Peterpan berrubah nama menjadi Noah dan albumnya keluar. Ternyata sukses albumnya, kita diberi kesempatan kedua. 
Di Noah kita bukan hanya musisi. Di luar band kita pelajari hal-hal yang bisa meningkatkan Noah. Dia pelajari visual dan saya pelajari audio hingga produksi album bisa sendiri. Kita nonton convert dan pelajari bareng band band lain. 
Noah menjadi sukses seperti sekarang bukan karena kebetulan. Kita berempat memang bekerja keras di band dan di luar band. banyak kali pengorbanan yang dilalui untuk bisa seperti sekarang ini. Tetapi dengan segala pengorbanan pasti ada yang dikorbankan. Maka tiga tahun terakhir saya mulai memikirkan ini baik-baik. Semua ini bukan dadakan tetapi sudah saya pikirkan pelan-pelan. 
Sudah 20 tahun lebih saya bergelut di sini dengan niat ingin menjadi musisi yang sukses. Begitulah doa saya ketika kecil. Semua itu sudah terwujud dan sudah cukup satu goal dalam hidup saya sudah tercapai. 
Sekarang rambut saya sebagian sudah mulai memutih. Pengalaman hidup bertambah dan pengetahuan pun bertambah, maka tujuan hidup pun mulai berubah. Semua yang sudah terjadi saya sangat syukuri karena membawaw kepada diri saya yang sekarang. 
Qadar Allah sudah menempatkan Ariel sebagai teman saya selama 24 tahun dan banyak sekali pelajaran yang saya dapat dari dia. Tidak semua orang bisa berada dekat dengan sahabat selama 24 tahun, dan selama itu saya belum pernah sekalipun mengucapkan ini…
Bor, Terima kasih sebesar-besarnya. Terima kasih sudah mengajak dalam perjalanan hidup yang luar biasa. Sudah mengajarkan tentang kerasnya dunia dan mengajarkan cara untuk bangkit dari keterpurukan. Kamu adalah teman yang baik, setia, pemberi nasehat. And I love you bro…Mudah-mudahan Allah mengizinkan persahabatan ini berlanjut di jannah, insyaallah. 
Hari ini saya melepaskan diri dari Noah. Terima kasih kepada semua yang ada di Noah. Lukman, David, semua team produksi Noah. Bu Acin yang sudah sangat baik dan pengertian. Terima kasih semua yang di Musica Studios dan Artist Managementnya. Sahabat Noah, dan semua orang yang sudagh ikut dalam perjalanan ini. Saya doakan yang terbaik untuk kalian semua. 
Muhammad Kautsar 
08.08.2019