Onno: Saya Lapor ke Dukcapil, Mereka Enggak Peduli | BECABUILT

Onno: Saya Lapor ke Dukcapil, Mereka Enggak Peduli

Jakarta, becabuilt.technology – Pakar Teknologi Informasi Institut Teknologi Bandung, Onno W Purbo, mengatakan, saat ini perlindungan data pribadi di Indonesia masih lemah. Hal ini terbukti dengan masih terjadinya kebocoran data Kartu Tanda Penduduk [KTP] dan Kartu Keluarga [KK].
“Coba cek di Google atau Play Store, lalu masukkan kata kunci E-KTP atau KK, pasti keluar banyak [data atau aplikasi],” kata Onno kepada becabuilt.technology di Jakarta, Rabu (24/4/2019).
Menurut Onno, banyaknya aplikasi atau data di internet tersebut bukan berarti berasal dari pemerintah, tapi dari kalangan tertentu yang tidak bertanggung jawab.
“Saya sebenarnya sudah pernah memberitahu hal itu ke Kependudukan dan Catatan Sipil [Dukcapil], tapi mereka enggak peduli, ya saya santai saja,” kata Onno.
TERKAIT
Baca: Pengendali Data Bertanggung Jawab Penuh
Baca: Batas Waktu Penyimpanan Data Akan Diatur
Baca: UU ITE belum Memadai Lindungi Data Pribadi
Baca: [Apa itu Data Pribadi]? Kominfo: Informasi yang Melekat pada Seseorang
Sementara itu, Direktur Eksekutif The Institute for Digital Law and Society (Tordillas), Awaludin Marwan, menyinggung terkait dengan implementasi RUU Perlindungan Data Pribadi yang saat ini masih dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat.
Menurut dia, dalam RUU tersebut harus jelas bentuk-bentuk pelaksanaan dan pengawasan, termasuk infrastruktur terkait dengan perlindungan data pribadi masyarakat.
“Perlu kehati-hatian dalam mempersiapkan kerangka pidananya. Jangan sampai seperti Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik yang berpotensi mendiskriminasi masyarakat,” ujar Awaludin.
Oleh karena itu, Awaludin menyarankan, agar masyarakat harus melindungi data pribadinya sendiri saat terkoneksi dengan internet.
Redaktur: Andi Nugroho