Mengapa Indonesia belum Merdeka Sinyal Internet? | BECABUILT

Mengapa Indonesia belum Merdeka Sinyal Internet?

Jakarta, becabuilt.technology – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, internet di Indonesia saat ini belum sepenuhnya merdeka sinyal. Masih terjadi kesenjangan tinggi antara daerah perkotaan dengan daerah pedesaan dalam akses internet.
Selain perbedaan kecepatan 4G, biaya akses internet di daerah terpencil jauh lebih mahal, yakni dua kali lipat dari di Jakarta dan sekitarnya.
Menurut Rudiantara, Indonesia tertinggal dari Malaysia dalam pembangunan infrastruktur digital. “Tapi, kita tidak boleh kecil hati. Karena pemerintah sudah melakukan dan menyiapkan percepatan-percepatan (pembangunan infrastruktur), salah satunya melalui Palapa Ring,” kata dia.
Demi merdeka sinyal, istilah pemerintah dalam membangun Palapa Ring, pemerintah membangun proyek Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur. Saat ini proyek Barat dan Tengah telah sepenuhnya beroperasi, sedangkan proyek Timur baru selesai 94 persen.
“Insyaallah pertengahan tahun ini selesai. Di situlah kita merdeka internet, tapi di tingkat kabupaten/kota,” ujar Rudiantara di Jakarta seperti dikutip dari situs web Kominfo yang diakses, Selasa (30/4/2019).
Ia tak menutup mata dengan kecepatan 4G di daerah-daerah terpencil yang sangat buruk. “Di Maluku atau Papua, kecepatan 4G rata-rata 300 kilobita per detik. Kita yang tinggal di Jakarta menikmati semacam kemewahan dari digital, kita bisa menggunakan 4G di sini, kecepatan rata-rata sekitar 7 megabita per detik,” kata dia.
Oleh karenanya, kata dia, pembangunan infrastruktur telekomunikasi menjadi perhatian serius pemerintah, “Untuk mewujudkan keadilan yang sama,” kata dia.
Solusi Pemerataan Internet
Proyek Palapa Ring dan ketersediaan satelit diyakini Rudiantara sebagai solusi pemerataan akses internet di seluruh Indonesia. “Ini sesuatu yang menjadi perhatian pemerintah. Karenanya pemerintah mengambil kebijakan keberpihakan,” kata dia.
Proyek Palapa Ring dalam waktu dekat segera rampung. Proyek ini sebetulnya telah dibahas sejak 2006, tapi pengoperasiannya baru bisa dieksekusi pada 2015.
Palapa Ring merupakan infrastruktur digital yang fokus membangun jaringan tulang punggung broadband, yang menghubungkan semua kabupaten/kota di Indonesia.
Broadband atau internet kecepatan tinggi adalah fasilitas telekomunikasi yang disediakan pemerintah, untuk meningkatkan pelayanan akses internet kepada masyarakat, khususnya di daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Terpencil).