Layani Arus Mudik, PT KAI Antisipasi Malware di Mesin Tiket | BECABUILT

Layani Arus Mudik, PT KAI Antisipasi Malware di Mesin Tiket

Jakarta, becabuilt.technology – Manajer Senior Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasonal (Daop) I, Eva Chairunisa, mengatakan, mesin-mesin tiket yang disediakan di setiap stasiun memang sangat rawan dari serangan siber. Namun, tim teknologi informasi PT KAI telah bekerja untuk mengantisipasinya, terlebih di masa-masa mudik Idul Fitri 1440 Hijriah/2019.
“Kami jamin soal keamanan. Tim TI PT KAI sudah melakukan pengamanan untuk menghindari penyusupan malware. Atau, yang berhubungan dengan keamanan jaringan internal kami,” ujar Eva kepada becabuilt.technology, Kamis (30/5/2019.

Berita Terkait:

Kenali Perbedaan Virus, Worm, dan Malware

Apakah pernah terjadi serangan malware?
Eva menuturkan, selama ini memang belum pernah terjadi serangan siber yang mengganggu sistem transportasi milik PT KAI. Namun, serangan tersebut bisa saja terjadi lantaran mesin-mesin tiket tersebut selalu terkoneksi internet.
Oleh karena itu, kata dia, tim teknologi informasi (TI) rutin melakukan pembaruan (update) dan perbaikan sistem keamanan mesin-mesin tiket agar tidak terjadi eror selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Eva menuturkan, keamanan sistem mesin-mesin tiket tersebut menjadi hal utama karena terkait dengan pelayanan. Jika terjadi gangguan, bisa berimbas pada penumpukan antrean pencetakan atau pemesanan tiket.
Pengamanan tak hanya pada mesin-mesin tiket yang terkoneksi internet itu, tapi juga pada aplikasi KAI Access dan situs web PT KAI (www.kai.id). “KAI Acces ini kami jamin keamanannya. Jadi, untuk malware dan keamanan data penumpang, kami jamin aman,” kata dia.
Ia juga menjelaskan bahwa informasi yang tersedia pada barcode tiket bukanlah informasi data pribadi. Barcode pada tiket, kata dia, hanya berisii tentang nama pengguna dan jam keberangkatan kereta api.
Sekadar diketahui, pada pelayanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini, PT KAI menambah jumlah mesin ticket box dan check in counter di Stasiun Gambir, Jakarta. Untuk mesin ticket box ditambah tujuh unit, sedangkan mesin check in counter ditambah 12 unit. Ada tiga jenis mesin tiket yang disediakan oleh PT KAI, yaitu mesin ticket box untuk pembelian tiket, mesin check in counter untuk cetak tiket keberangkatan), dan mesin pembatalan tiket. Jumlah pemudik tahun ini yang menggunakan kereta dari Daop I diperkirakan mencapai 997.730 orang.
Redaktur: Andi Nugroho