Ketua FTII: Kedaulatan Data Harga Mati | BECABUILT

Ketua FTII: Kedaulatan Data Harga Mati

Jakarta, becabuilt.technology – Ketua Umum Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII) Sylvia Sumarlin menyatakan sangat setuju dengan konsep kedaulatan data yang disampaikan Presiden Jokowi pada pidato HUT ke-74 RI di sidang bersama DPD dan DPR di Senayan, Jakarta, Jumat (16 Agustus 2019).
“Saya setuju banget apa yang disampaikan Presiden Jokowi tadi,” kata Sylvia kepada becabuilt.technology, Jumat (16 Agustus 2019).
Data, kata dia, adalah aset masa depan bagi Indonesia maupun penduduk dunia. Bicara tentang data, maka semua orang menurut Sylvia akan membicarakan kemajuan dan perkembangan teknologi.
Di masa depan, ujar dia, dunia dan manusia tidak lagi berbicara soal pertambangan, kekayaan alam dan sebagainya, tapi bagaimana mengolah dan mengelola data lalu memanfaatkannya untuk kepentingan rakyat.
Indonesia, dengan kekuatan penduduk 260 juta dan berada di peringkat empat populasi terbanyak dunia, maka data-data transaksi dan data-data penting lainnya harus dilindungi.
“Siapa yang menguasai data dan informasi ke depan, maka itu yang akan memiliki kesempatan menjadi negara besar. Jadi, sangat tepat sekali mindset Pak Jokowi ini.”
Sylvia juga mengingatkan tentang kedaulatan data yang erat kaitannya dengan kekuatan dan keamanan siber.
Menurut dia, kedaulatan data tidak akan bisa dicapai jika ruang siber lemah atau tidak memiliki ketahanan/imun dari potensi kebocoran atau pun serangan.
“Oke, kita bicara kedaulatan data harga mati, tapi siber yang akan memproteksi data itu tadi. Jadi, ketahanan data itu akan sangat bergantung kepada kekuatan dan ketahanan siber.”