Jubir BSSN: Blokir Situs Web Jangan Tunggu Aduan | BECABUILT

Jubir BSSN: Blokir Situs Web Jangan Tunggu Aduan

Jakarta, becabuilt.technology – Juru Bicara Badan Siber dan Sandi Negara, Anton Setiyawan, mengatakan, seharusnya Kementerian Komunikasi dan Informatika bertindak lebih proaktif menyangkut maraknya penjualan data pribadi di Internet.
“Diblokir saja dulu semua (situs web) yang berafiliasi atau temuan lain tanpa harus nunggu laporan,” ujar Anton saat ditemui usai diskusi “Pentingnya Privasi Data Konsumen” yang diadakan becabuilt.technology bersama BSSN di Auditorium BSSN, Jakarta, Senin (27/5/2019).
Sebelumnya, becabuilt.technology sempat menanyakan perihal pemblokiran sebuah situs web ke Kemenkominfo. Waktu itu, becabuilt.technology sedang menulis tentang situs web temanmarketing.com yang menjual data nasabah perbankan, berupa data pemilik kartu kredit.

Berita Terkait:

Situs Web Ini Jual Data Pribadi Nasabah Kartu Kredit
Ini Situs Web yang Berafiliasi dengan Temanmarketing.com

Seperti diketahui, sejauh ini Kemenkominfo baru memblokir situs web temanmarketing.com, sedangkan situs web lain belum juga diblokir seperti datasakti.com dan jual-database.com. Temanmarketing.com juga memiliki afiliasi situs web lain untuk memasarkan data pribadi; ada belasan situs web yang berafiliasi.

Berita Terkait:

Data Nasabah Bank Dijual Termurah Rp 350 Ribu

Menurut Kemenkominfo, suatu situs web baru bisa diblokir jika memang ada aduan terlebih dulu. Dalam hal penjualan data pribadi nasabah bank, misalnya, harus ada laporan pengaduan ke Otoritas Jasa Keuangan. Selanjutnya, OJK akan meminta kepada Kemenkominfo untuk memblokir situs web tersebut.
Saat diberitahu hal tersebut, Anton menilai seharusnya pemerintah lebih proaktif. “Kalau mereka (pemilik situs web) protes ke Kominfo kan tinggal diberi penjelasan saja kenapa situs mereka diblokir, kalau sudah begitu kan jelas,” kata Anton yang juga menjabat sebagai Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN tersebut.
“Saya rasa mereka (pemilik situs web) juga enggak berani protes. Kan mereka salah,” Anton menambahkan.
Ia lalu mencontohkan, terkait dengan situs-situs web porno mengapa bisa lebih dulu ditutup tanpa harus ada pengaduan. Menurut dia, pemblokiran atau penutupan situs web penjual data pribadi tersebut juga sebagai cara untuk mencegah agar data tidak kian tersebar luas di internet.
Oleh  karena itu, ia meminta agar tim Kemenkominfo rajin melakukan patroli siber untuk memantau situs-situs web yang dianggap memang harus diblokir dulu tanpa laporan dari masyarakat.
Redaktur: Andi Nugroho