Ini Empat Fitur Unggulan Harmony OS | BECABUILT

Ini Empat Fitur Unggulan Harmony OS

Jakarta,becabuilt.technology – Huawei secara resmi, telah mengumumkan sistem operasi (Operating System/OS) besutannya, yaitu Harmony OS.
Harmony OS pun diklaim sebagai sistem operasi yang ringan, cocok dengan sistem operasi yang kuat, dan sistem ini mampu digunakan untuk perangkat cerdas seperti jam kecil, sistem dalam kendaraan, dan pengeras suara.
“Melalui implementasi ini, Huawei memiliki tujuan untuk mendirikan ekosistem diantara perangkat yang terintegrasi, menciptakan lingkungan runtime yang aman dan dapat diandalkan, dan menyajikan pengalaman kecerdasan holistik diantara semua interaksi perangkat,” kata Richard Yu, CEO Huawei Consumer Business Group melalui siaran pers, Sabtu, (10 Agustus 2019).
Berikut empat fitur teknis yang dimiliki oleh Harmony OS :
1. Seamless. Harmony OS merupakan, sistem operasi perangkat pertama dengan arsitektur terdistribusi, yang menghadirkan pengalaman tanpa batas di seluruh perangkat.
Dengan mengadopsi arsitektur terdistribusi dan teknologi virtual bus yang terdistribusi, Harmony OS menawarkan wadah komunikasi bersama, manajemen data terdistribusi, jadwal tugas terdistribusi, dan peripheral virtual.
Dengan Harmony OS, pengembang aplikasi tidak perlu berurusan dengan teknologi yang mendasari aplikasi terdistribusi, sehingga, mereka mampu tetap fokus terhadap logika servis individual yang ada.
Perkembangan aplikasi terdistribusi dapat lebih mudah dibandingkan yang sebelumnya. Aplikasi yang di bangun di dalam Harmony OS dapat di lakukan di perangkat yang berbeda bersamaan dengan penyampaian pengalaman yang ringan dan kolaboratif di seluruh rancangan.
2. Smooth.  Mesin Laten Deterministik dan performa tinggi IPC.
Harmony OS akan mengatasi tantangan yang berkinerja buruk dengan Deterministic Latency Engine dan Inter Process Communication (IPC) berkinerja tinggi.
Deterministic Latency Engine akan menetapkan prioritas dan batasan waktu pelaksanaan tugas untuk penjadwalan di awal. Sumber daya akan cenderung mengarah ke tugas dengan prioritas lebih tinggi, mengurangi latensi respons aplikasi hingga mencapai 25,7%. Mikrokernel ini dapat membuat kinerja IPC hingga lima kali lebih efisien daripada sistem yang ada.
3. Secure. Arsitektur mikrokernel yang membentuk kembali keamanan dan kepercayaan dari bawah ke atas. Harmony OS menggunakan desain mikrokernel baru yang memiliki fitur keamanan yang ditingkatkan dengan latensi rendah.
Mikrokernel ini dirancang untuk menyederhanakan fungsi-fungsi kernel, mengimplementasikan sebanyak mungkin layanan sistem dalam mode pengguna di luar kernel, dan menambahkan perlindungan keamanan bersama. Mikrokernel itu sendiri hanya menyediakan layanan paling dasar seperti penjadwalan yang berurutan dan IPC.
Desain mikrokernel Harmony OS menggunakan metode verifikasi formal untuk membentuk kembali keamanan dan kepercayaan dari bawah ke atas di Trusted Execution Environment (TEE).
Metode verifikasi formal adalah pendekatan matematika yang efektif untuk memvalidasi kebenaran sistem dari sumbernya, sementara metode verifikasi tradisional, seperti verifikasi fungsional dan simulasi serangan, terbatas pada rancangan terbatas. Metode formal, sebaliknya, dapat menggunakan model data untuk memverifikasi semua jalur yang berjalan perangkat lunak.
Harmony OS adalah OS pertama yang menggunakan verifikasi formal di perangkat TEE, yang secara signifikan meningkatkan keamanan. Selain itu, karena mikrokernel Harmony OS memiliki kode yang jauh lebih sedikit (kira-kira seperseribu jumlah kernel Linux), kemungkinan serangan menjadi sangat kecil.
4. Unified. Integrated Development Environment (IDE) multi-perangkat memungkinkan aplikasi dikembangkan dengan satu proses, lalu dapat digunakan di beberapa perangkat.
Didukung oleh IDE multi-perangkat, kompilasi multi-bahasa, dan perangkat arsitektur terdistribusi, Harmony OS secara otomatis beradaptasi dengan kontrol dan interaksi tata letak layar yang berbeda, mendukung kontrol “geser dan jatuhkan”, serta pemprograman visual yang berorientasi pada peninjauan.
Fitur ini memungkinkan pengembang untuk lebih efisien membangun aplikasi yang berjalan di beberapa perangkat. Dengan IDE multi-perangkat, pengembang dapat membuat kode aplikasi mereka sekali dan menyebarkannya di beberapa perangkat, menciptakan ekosistem yang terintegrasi erat di semua perangkat pengguna.