Huawei Segera Gunakan Sistem Operasi Avrova Rusia | BECABUILT

Huawei Segera Gunakan Sistem Operasi Avrova Rusia

Moscow, becabuilt.technology – Setelah dihantam Pemerintahan Trump dari Amerika Serikat dan perang dagang AS-China yang belum berujung, raksasa teknologi China Huawei terus bergerak menjajaki berbagai kemungkinan, termasuk melangkah ke Rusia.
Kabar terbaru Huawei, akan memulai pembicaraan dengan para pejabat di kementerian komunikasi Rusia musim panas ini. Pembahasan utama pertemuan itu adalah tentang kemungkinan menggunakan sistem operasi Avrova Rusia. Demikian laporan Reuters yang mengutip informasi kantor berita RIA pada Jumat (21 Juni 2019). 
Gerakan Huawei ini sangat masuk akal. Sebab, ketika Pemerintah AS mempersulit Huawei dan memasukkannya ke dalam daftar hitam denga menuduhnya mata-mata, salah satu nama besar yang muncul adalah Google yang memungkinkan menghambat akses Huawei ke Android. 
Maka, Huawei pun perlu memutar otak untuk mencari solusinya. Salah satunya adalah beralih ke peluncuran sistem operasinya sendiri HongMeng OS atau Ark OS. 
Laman Techlapse.com melaporkan, pabrikan China telah menyadari bahwa ketergantungan AS di banyak bidang membuat mereka terlalu rentan, sehingga mereka mencari dan mempersiapkan segala kemungkinan, selalu dengan tujuan untuk menjadi mandiri sebisa mungkin. Jadi tidak heran produsen lain juga melihat sistem operasi Huawei.
Dalam sebuah laporan Global Times, sistem operasi Huawei, yang disebut HongMeng OS atau Ark OS, telah diperlihatkan dan Huawei mengklaim bahwa sistem operasinya 60% lebih cepat daripada versi asli Android. Namun ini belum teruji, baru bisa dipastikan ketika sudah ada di pasaran. 
Menurut Global Times, Oppo dan Vivo sudah mengirim tim untuk menguji sistem baru. Saat ini, semua produsen ini menggunakan Android Google dengan produk dan layanan mereka sendiri.
Nah, kini ada kabar baru yaitu tentang kemungkinan Huawei menggunakan sistem operasi Avrova Rusia.
Avrova  OS sendiri dideskripsikan sebagai sebuah sistem operasi yang berbasis Sailfish OS, didesain oleh perusahaan teknologi Finlandia Jolla. Pada 2014, pengusaha Rusia Grigory Berezkin menjadi salah satu pemilik Jolla. 
Sejak 2016, perusahaan Open Mobile Platform, yang terasosiasi dengan pengusaha tersebut, sudah mengembangkan versi Rusia dari sistem itu. Tahun lalu, 75 persen kepemilikan Open Mobile Platform dibeli oleh perusahaan telko Rusia, Rostelecom.[]