Duh, Facebook Diserang Startup Sextech, Ada Apa? | BECABUILT

Duh, Facebook Diserang Startup Sextech, Ada Apa?

New York,becabuilt.technology – Dua startup SexTech yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Dame Products dan Unbound, memprotes pemberlakukan sensor iklan yang diterapkan Facebook kepada perusahaan mereka. Tindakan protes ini dilakukan dua startup tersebut, di depan kantor Facebook yang berbasis di  New York pada Senin, (29 Juli 2019) pagi.
Dikutip dari Bussinessinsider, Rabu, (31 Juli 2019), Para Chief Executive Officer (CEO) dari kedua perusahaan kesehatan wanita, yang menjual produk, seperti vibrator tersebut, mengatakan, Facebook tidak mengizinkan mereka menjalankan iklan untuk produk mereka di Facebook atau Instagram.
CEO Dame Product Alexandra Fine mengatakan, bahwa banyak peminat untuk produk-produk yang diproduksi Dame. Tetapi, bias gender Facebook telah mencegahnya menjalankan iklan, yang akan membantu kesuksesan bisnisnya.
“Kami telah membuktikan bahwa orang-orang tertarik pada apa yang kami buat. Namun variabel ketiga ini (Facebook) telah memengaruhi bisnis. Mereka memiliki bias terhadap seksualitas secara umum, dan kemudian lebih khusus pada seksualitas wanita,” kata Fine dalam protesnya tersebut.
CEO Unbound Polly Rodriguez menambahkan, tujuan dari protes tersebut, adalah untuk mendesak Facebook memperbarui kebijakan periklanan saat ini, yang membuat Dame dan Unbound tidak disetujui.
“Mereka memiliki tanggung jawab moral untuk mengambil tindakan terhadap gerakan itu dan mencari tahu bagaimana mereka dapat bekerja sama dengan suara-suara di komunitas ini untuk memungkinkan pengguna terlibat dalam narasi balik,” ujar Rodriguez.
Protes tersebut sejalan dengan peluncuran situs web Dame dan Unbound, yang menampilkan iklan yang telah disetujui atau ditolak oleh Facebook, Instagram, dan sistem di New York dan Boston.
Situs ini saat ini menampilkan iklan yang disetujui untuk pembesaran payudara dan obat disfungsi ereksi, sementara iklan Dame dan Unboud untuk vibrator mereka tidak disetujui oleh Transportasi Metropolitan New York (MTA) atau Facebook.
Facebook mengumumkan, bahwa bagian delapan dari kebijakan periklanan Facebook menyatakan bahwa iklan tidak boleh mempromosikan penjualan atau penggunaan produk atau layanan dewasa, kecuali iklan untuk keluarga berencana dan kontrasepsi.
Dan bahkan kemudian, Facebook menulis, iklan untuk kontrasepsi harus fokus pada fitur kontrasepsi produk, dan bukan pada kesenangan seksual atau peningkatan seksual, dan harus ditargetkan untuk orang yang berusia 18 tahun atau lebih.
“Kami telah memiliki jalur komunikasi terbuka dengan kedua perusahaan dan selalu menerima umpan balik. Kami sedang berupaya untuk lebih memperjelas kebijakan kami di ruang ini dalam waktu dekat.” kata juru bicara Facebook.