Dihadang AS, Huawei Bangun Pabrik Rp11,4 Triliun di Brasil | BECABUILT

Dihadang AS, Huawei Bangun Pabrik Rp11,4 Triliun di Brasil

Cyberthreat.Id – Dicekal di Amerika Serikat, tak membuat Huawei hilang akal. Untuk menancapkan kukunya di benua Amerika, perusahaan produsen smartphone asal China itu sedang bersiap membangun pabrik di Sao Paulo, Brazil. Nilai investasinya pun tak tanggung-tanggung:  USD 800 juta atau setara Rp 11,4 triliun.
Dilansir dari Reuter, Selasa, 13 Agustus 2019, pembangunan pabrik itu bertujuan memperluas pasar  mereka di Amerika Selatan setelah masuk “daftar hitam” pemerintah Amerika Serikat.
Di Brazil,  Huawei diperkirakan memproduksi smartphone yang diharapkan bisa memenuhi permintaan dalam negeri dan diekspor ke luar negeri.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump memaksa para pemerintah di seluruh dunia untuk memblokir Huawei lantaran  peralatan jaringan buatan Huawei rentan disusupi oleh pemerintah China dan bisa dipakai untuk aksi spionase. Namun anjuran itu tampaknya tak diikuti pemerintah Brasil seperti ditegaskan Wakil Presiden Brasil Hamilton Mourao pada Juni lalu.
Gubernur Sao Paulo Joao Doria yang ditemani oleh eksekutif Huawei dalam perjalanan ke China mengatakan rencana Huawei membangun pabrik di sana untuk memenuhi permintaan di Brasil, terutama karena lelang spektrum 5G di negara itu akan segera dilakukan, tepatnya pada Maret 2020.
“Tergantung dari performa dari operasi smartphone di pasar lokal, Huawei akan mempertimbangkan untuk membangun pabrik di Sao Paulo dalam waktu dekat,” tulis Huawei dalam pernyataannya.
Huawei sendiri sudah beroperasi di Brasil selama 21 tahun, dan mereka pun sudah mempunyai satu pabrik di negara tersebut. Di pabrik tersebut mereka memproduksi perangkat infrastruktur telekomunikasi, dan mempekerjakan 2.000 pekerja.
Sementara untuk pabriknya yang baru ini diperkirakan bisa menyerap  1.000 tenaga kerja. Keputusan pembangunan pabrik itu akan ada dalam beberapa bulan mendatang, dan dana USD 800 juta itu akan diinvestasikan dalam jangka waktu tiga tahun menjelang lelang spektrum 5G tersebut.[]