Kebakaran Gereja Katedral Notre Dame, Algoritma YouTube Salah Baca Teror 9/11 | BECABUILT

Kebakaran Gereja Katedral Notre Dame, Algoritma YouTube Salah Baca Teror 9/11

Paris, becabuilt.technology – Peristiwa kebakaran melanda bangunan gereja Katedral Notre Dame di pusat Kota Paris, Perancis, Senin (15/4/2019) menjadi kehebohan di internet. Video streaming berita saat api tampak membakar bagian atap gereja yang dibangun pada abad ke-12 itu menjadi salah satu trending di Youtube.
Sayangnya, warganet yang mengikuti liputan langsung siaran Katedral Notre-Dame di YouTube disambut dengan kotak info aneh yang menayangkan fakta tentang serangan terhadap menara kembar World Trade Center, New York 11 September 2001, atau yang terkenal disebut 9/11.
BuzzFeed pertama kali melaporkan penampilan kotak cek fakta yang salah tempat itu, setidaknya dari tiga kanal berita yang menayangkan video siaran langsung kebakaran itu. Para pengguna Twitter juga mencatat ketidaksesuaian informasi di tayang YouTube.
Ironisnya, kesalahan tautan tersebut karena fitur otomatis YouTube yang dirancang untuk pengecekan fakta untuk menghindari informasi yang salah. Fitur itu menambahkan kotak info kecil di bawah video yang menginformasikan artikel mitra YouTube, dalam hal ini Encyclopedia Britannica.
YouTube mulai meluncurkan “panel informasi” pengecekan fakta tahun ini di India, dan sekarang tampaknya sudah tersedia di semua negara.
“Pengguna dapat melihat informasi dari pihak ketiga, termasuk Encyclopedia Britannica dan Wikipedia, di samping video tentang sejumlah kecil topik sejarah dan ilmiah yang sudah mapan yang sering menjadi sasaran kesalahan informasi online, seperti pendaratan di bulan,” tulis YouTube dalam pengumumannya, pada saat itu.
Kotak informasi jelas dihasilkan dengan algoritma tanpa pengawasan manusia. Mungkin saja, video kebakaran Gereja Notre Dame memiliki struktur seperti menara memicu algoritma untuk memberikan informasi 9/11.
Kepada TechCrunch, pihak Youtube memberikan klarifikasi:
“Kami sangat sedih dengan kebakaran yang sedang berlangsung di Katedral Notre Dame. Tahun lalu, kami meluncurkan panel informasi dengan tautan ke sumber pihak ketiga seperti Encyclopedia Britannica dan Wikipedia untuk subjek yang mendapat informasi yang salah. Panel-panel ini dipicu secara algoritmik dan sistem kami terkadang membuat panggilan yang salah. Kami menonaktifkan panel ini untuk aliran langsung yang terkait dengan api.”
Kebakaran Gereja Notre Dame terjadi pada Senin (15/4/2019) sore waktu setempat.  Pihak otoritas setempat mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran dan masih mendalami penyebab kebakaran. Api diduga berasal proyek renovasi yang tengah berlangsung di bagian puncak gereja.