Mayoritas Konten Hoaks Terkait Isu Politik | BECABUILT

Mayoritas Konten Hoaks Terkait Isu Politik

Jakarta, becabuilt.technology – Selama tujuh bulan terakhir pemerintah mengidentifikasi sebanyak 771 hoaks atau kabar bohong yang beredar di jejaring sosial dan media sosial. 
Proses identifikasi dilakukan dengan mesin pengais konten negatif atau lebih dikenal dengana nama AIS. 
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI mengatakan, jumlah konten hoaks yang beredar di masyarakat  terus meningkat dari bulan ke bulan. 
Pada Agustus 2018, misal, beredar 25 konten hoaks yang diidentifikasi oleh Tim AIS Subdit Pengendalian Konten Ditjen Aplikasi Informatika. Namun, pada bulan berikutnya hingga berturut-turut hongga Desember yaitu 27 konten, 53 konten, 63 konten, dan 75 konten.
“Peningkatan jumlah konten hoaks sangat signifikan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2019,” kata Plt. Kepala Biro Humas Kemkominfo RI Ferdinandus Setu dalam siaran persnya, Rabu (6/3/2019) di Jakarta.
Menurut Nando, sapaan akrabnya, selama Januari 2019 sebanyak 175 konten diverifikasi oleh Tim AIS Kemkominfo. Angka ini naik dua kali lipat di Februari 2019 menjadi 353 konten.
Dari total konten hoaks yang telah diverifikasi dan divalidasi, sebanyak 181 konten terkait isu politik, baik hoaks yang menyerang pasangan capres dan cawapres Nomor 01 dan No 02, maupun yang terkait partai politik peserta Pemilu 2019.
Selain itu, konten hoaks lain seputar isu kesehatan sebanyak 126, isu pemerintahan 119 konten, fitnah terhadap individu tertentu 110 konten, isu kejahatan 59 konten, isu agama 50 konten, isu internasional 21 konten, isu penipuan dan perdagangan masing-masing 19 konten, dan terakhir isu pendidikan 3 konten.