Gubernur Bank Sentral Australia Tolak Libra Facebook | BECABUILT

Gubernur Bank Sentral Australia Tolak Libra Facebook

Sydney, becabuilt.technology – Reserve Bank of Australia (RBA), bank sentral Australia, pun angkat bicara menyangkut Libra, mata uang digital atau kriptokurensi (cryptocurrency) buatan Facebook.
Gubernur RBA Philip Lowe mengatakan, penggunaan Libra masih perlu waktu yang panjang. “Ada banyak masalah regulasi yang perlu ditangani dan mereka harus memastikan ada bisnis yang solid. Jadi, kami harus berhati-hati sebelum mengambil kesimpulan,” ujar Lowe seperti dikutip dari Cointelegraph.com, yang diakses Senin (24 Juni 2019).
Secara umum, Lowe juga mengkritik tentang kriptokurensi. Ketika Bitcoin naik daun pada 2017, menurut dia, nilainya melonjak tinggi saat itu lantaran “mania spekulatif.” Selain itua, ia menduga faktor penjahat cenderung lebih tertarik dengan Bitcoin ketimbang masyarakat umum.
Ia menilai baik itu Libra maupun Bitcoin atau mata uang kripto lain tak layak untuk diterapkan di Australia karena utilitas yang diakui dari sistem pembayaran elektronik sudah ada sebelumnya.
“Saya telah lama berpikir bahwa kriptokurensi tidak akan lepas landas di Australia karena kami sudah memiliki sistem pembayaran elektronik yang sangat efisien dan memungkinkan siapa pun dari kita melakukan pembayaran bank kepada orang lain dalam lima detik hanya dengan mengetahui nomor ponselnya,” kata Lowe.
Pada 21 Juni lalu, RBA baru saja merilis kajian berjudul Cryptocurrency: Ten Years On, sebagai jawaban bahwa kriptokurensi tidak akan diadopsi sebagai (alat pembayaran) arus utama di Australia.
“Artikel ini menjelaskan mengapa Bitcoin tidak mungkin menjadi metode pembayaran di mana-mana di Australia…” demikian bunyi abstraksi kajian tersebut.
Komentar Gubernur Lowe sejalan dengan reaksi dari bank-bank sentral di dunia, termasuk The Fed AS. Rencana, Komite Perbankan Senat AS akan menjadwalkan dengar pendapat tentang proyek Libra itu pada 16 Juli mendatang.