Bukalapak: Presiden Jokowi Minta 55 Juta UMKM Go Digital | BECABUILT

Bukalapak: Presiden Jokowi Minta 55 Juta UMKM Go Digital

Jakarta, becabuilt.technology – Presiden Bukalapak, Fajrin Rasyid, mengatakan ia mendapat permintaan langsung dari Presiden Joko Widodo untuk menjaring lebih dari 55 juta UMKM agar Go Digital.
Presiden Jokowi, kata dia, sangat concern terhadap UMKM yang disebutnya sebagi tulang punggung perekonomian bangsa.
“Itu yang dikatakan Presiden Jokowi kepada kami waktu bertemu,” kata Fajrin dalam diskusi bertajuk Ekonomi Kreatif di Kementerian Perdagangan, Selasa (16 Juli 2019).
Saat ini Bukalapak telah menaungi lebih dari 4 juta UMKM sementara jumlah pelaku UMKM di Tanah Air sekitar 60 juta. Dari 4 juta itu, sekitar 1,9 juta merupakan mitra Bukalapak sementara pengguna Bukalapak sejauh ini telah mencapai 65 juta.
Fajrin menegaskan komitmen Bukalapak untuk membangun Indonesia melalui pemberdayaan UMKM dengan memanfaatkan teknologi. Bukalapak, kata dia, adalah marketplace yang ingin menyasar 55 juta tersebut.
“Ada 55 juta UMKM yang belum go digital. Itu bagaimana? Maka sesuai permintaan Presiden kami lakukan berbagai langkah di lapangan,” ujarnya.
Saat ini Bukalapak telah mendekati 1,2 juta warung kecil dan rumahan untuk diberikan literasi. Program bertajuk UMKM Naik Kelas itu merupakan bagian dari cara Bukalapak menjangkau mitra offline. Ini sekaligus bentuk dukungan terhadap penetrasi akses internet dan infrastruktur digital agar bermanfaat sampai wilayah pelosok.
“Dalam satu, dua tahun terakhir kami dekati warung-warung. Oke, kami sudah bantu UMKM online, tapi offline juga kami bantu,” kata dia.
Ide mendatangi langsung warung-warung berangkat dari pemikiran bahwa teknologi yang paling canggih adalah teknologi yang bisa memecahkan masalah di lingkungan. Fajrin mengatakan pemikiran itu harus dilekatkan ke dalam pikiran masyarakat.
“Dengan bantuan smartphone kami datangi warung-warung untuk dibantu menjual produk digital. Misal bayar BPJS, jual tiket pesawat, paket internet dan layanan digital lainnya. Mereka cukup order via aplikasi Bukalapak saja.”