Netizen Berdukacita dan Ucapkan Ultah kepada Thoriq | BECABUILT

Netizen Berdukacita dan Ucapkan Ultah kepada Thoriq

Jakarta, becabuilt.technology – Selain kepergian Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusdatin dan Humas BNPB RI, warganet juga diramaikan dengan berita Thoriq Rizky, pendaki yang ditemukan meninggal di Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.
Thoriq dinyatakan hilang pada 24 Juni 2019 atau sehari setelah Thoriq bersama tiga rekannya itu mulai melakukan pendakian. Ia akhirnya baru ditemukan pada 5 Juli 2019, tepat di hari ulang tahunnya.
Remaja 14 tahun itu ditemukan tersangkut pada sebuah batang pohon yang terletak di dalam jurang sedalam 400 meter yang cukup sulit dijangkau.
Akun Instagram Thoriq Rizki (@thoriq_rizky33) ramai dibanjiri ucapan duka cita dari para netizen. Hingga berita ini ditulis, Instagram-nya telah diikuti lebih dari 129 Ribu. Thoriq terakhir mengunggah foto di akunnya pada 30 Juni lalu dan telah di-like sebanyak 119 ribu dan mendapat komentar lebih dari 40 ribu. Semua mendoakan dan berduka cita atas kepergiannya.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un selamat jalan dan selamat ulang tahun kak Thoriq semoga amal ibadah kakak diterima oleh Allah swt ya, amin. semoga tenang ^^,” tulis dhea (@dheaarin) dalam kolom komentar, Minggu (7 Juli 2019)
Tak hanya itu, pada Twitter pemilik akun @Callmefunn turut berkomentar terkait dengan kejadian yang menimpa Thoriq. Ia  menyayangkan kurangnya pengawasan dan mudahnya perizinan mendaki ke Gunung Piramid. Ia berharap dengan kejadian ini Pemerintah Kabupaten Bondowoso bisa lebih waspada dan mengambil sikap karena jalur pendakian Gunung Piramid termasuk sulit.
“Saya juga orang bondowoso, juga suka naik gunung, udah 3 kali ke Semeru tapi ndak pernah tahu bahwa ada gunung piramid di kota saya sendiri, proses perizinan untuk mendaki ke Gunung Piramid ini masih longgar,” cuitnya, Sabtu (6 Juli 2019).
Menurut Pungky, rekan sependakian Thoriq, ketika akan turun Thoriq berada di depan untuk membantu menunjukkan jalan menuju ke basecamp. Namun, ketika sampai di bawah mereka tak mendapati Thoriq dan melakukan pencarian selama sejam. Pencarian nihil. Pencarian baru mencapai titik terang setelah tim SAR dan 100 relawan bekerja keras selama 12 hari.
Jenazah Thoriq kini telah dimakamkan di rumah nenek dari pihak ibunya yang berada di Dusun Nyamplungan, Desa Wonokalang, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Thoriq baru saja lulus dari SMP 4 Bondowoso, Jawa Timur.
Redaktur: Andi Nugroho