Gujarat Melarang Gim PUBG, Malaysia Tolak Usulan Ulama | BECABUILT

Gujarat Melarang Gim PUBG, Malaysia Tolak Usulan Ulama

Jakarta, becabuilt.technology – Gim perang PlayerUnknown’s Battleground (PUBG) menjadi sorotan Majelis Ulama Indonesia (MUI) karena aksi kekerasan di dalamnya.
Sebelum ramai di Indonesia dua hari belakangan, di Malaysia ada seorang ulama yang mengusulkan agar gim tersebut dilarang karena “mendorong generasi muda ke arah terorisme”.
Seperti dilaporkan BBC Indonesia, Jumat (22/3/2019), pemerintah Malaysia menolak usulan itu. Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Saddiq mengatakan di Malaysia saja terdapat satu juta pemain PUBG, namun mereka tidak melakukan tindakan terorisme.
Di Malaysia, Mufti Negri Sembilan Datuk Mohd Yusof Ahmad mendesak pemerintah Malaysia untuk melarang PUBG karena menurutnya gim itu memiliki dampak negatif pada anak-anak dan remaja, dan dapat mendorong generasi muda ke arah terorisme.
Namun, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia Syed Saddiq mengatakan ia tidak setuju jika PUBG dilarang. Ia mengatakan di Malaysia saja terdapat satu juta pemain PUBG, namun mereka tidak melakukan tindakan terorisme.
Dalam video yang diunggahnya dalam akun Twitter pribadinya, ia mengatakan yang terpenting anak-anak muda tidak ketagihan untuk bermain gim.
Pekan lalu, negara bagian Gujarat di India sudah melarang PUBG dengan alasan gim itu dapat menyebarkan perilaku kekerasan. Polisi Gujarat sempat menangkap belasan pemuda yang ketahuan main PUBG.
PUBG adalah gim dengan genre battle royale, beberapa pemain dipertemukan dalam satu wilayah untuk kemudian saling menyerang untuk bertahan menjadi pemain terakhir.
Gim ini mulai populer di Indonesia sejak 2018 dan dinobatkan sebagai “Game of the Year 2018” oleh platform distribusi game digital, Steam. Pertengahan tahun lalu, ada sekitar 400 juta pemain PUBG di seluruh dunia.